Sedikit mengupas insident yang terjadi di Palestina,sesaat kita kembali bernostalgia akan suatu masa dimana perjuangan Saladin memersatukan suatu wilayah dengan mengalahkan Raja Richard(Lion Heart) melalui perang SALIB dan membangun Kerajaan di Yerussalem dimana penduduknya hidup berdampingan antara kaum Arab dan kaum Yahudi.Ini hanya suatu gambaran dimana peperangan terkadang untuk menyatukan suatu kaum.
dan lagi masa peperangan itu terjadi,ini bukan lah perang antar agama tapi melainkan perang antar kaum,saya juga tidak mengerti apa makna kalimat itu namun secara garis besar saya bisa menarik kesimpulan bahwa agresi militer Israil merupakan bentuk kejahatan GENOSIDA yang membantai kaum ARAB di Gaza,hal ini sesuai pernyataan mantan Perdana Menteri Israil di media beberapa tahun lalu bahwa ini bukan hanya untuk melumpuhkan teroris tapi ada tujuan yang lebih besar membantai kaum ARAB yang tidak mempunyai arah dan tujuan HIDUP,itu salah satu kutipan yang pernah saya baca di sosial media
Sejak Tahun 1940an kondisi antara Palestina dan Israil terus memanas bahkan tidak banyak wilayah dari Palestina jatuh ditangan Israil hal ini disebabkan oleh banyaknya intervensi dunia internasional yang melahirkan beberapa perjanjian yang sangat-sangat merugikan pihak PALESTINA,sungguh ironis jika suatu kaum yang melakukan agresi militer yang melanggar Hukum Internasional namun tak ada sanksi yang tegas untuknya.
Terkadang saya berpikir peran PBB dalam menciptakan situasi kondusif di dunia internasional tidak berjalan sebagai mana yang diharapkan,dilain sisi nagara Adikuasa(AS)mendukung ISRAIL yang jelas sudah melanggar HAM dan Hukum Internasional disini sudah terlihat jelas seberapa besar pengaruh israil dan kaum Yahudi di dunia,dan salah satu kutipan Perdana Menteri Israil yang menguatkan argumentku yaitu"KAMI TIDAK AKAN MENGHENTIKAN SERANGAN SEBELUM HAMAS BERHENTI MENYERANG, TAK ADA YANG DAPAT MENGAHALANGI KAMI MELAKUKAN SERANGAN,DAN KAMI TAKKAN TUNDUK PADA DUNIA INTERNASIONA"salah satu makna yang dapat saya kutip,mungkin teman dan para pembaca pernah mendengar atau membaca pernyataan tersebut
Saya sependapat dengan suatu Negara yang menyatakan dengan jelas bahwa ISRAIL ADALAH TERORIS NEGARA didunia Internasional,jika hal itu benar bagaimana reaksi dunia Internasional menanggapinya,sementara Negara yang cinta DAMAI hanya diam,berbeda dengan kasus di beberapa negara tahun sebelimnya dimana Negara Adikuasa siap melakukan Intervensi Militer dengan mengatasnamakan perdamaian dan stabilitas dunia Internasional,atau mungkin saja AS takut akan Israil karena akan berdampak pada perekonomiannya.
Yah tidak bisa dipungkiri alternatif gencatan senjata jadi jalan tengah dan benar lagi-lagi itu ditawarkan,sungguh pilihan yang bijak ketika HAMAS menolak gencatan senjata dan lebih memilih perang,dan itu suatu pernyataan sikap yang tepat oleh pemimpin HAMAS.
Sehebat apapun pasukan Hamas mereka tidak mampu mengalahkan Israil,hal ini disebabkan kaum Yahudi lebih solid dibandingakan kaum Arab,namun kemenangan Palestina bisa terjadi ketika HAMAS dan FATAH bersatu membela negerinya dan sekejab Israil bisa rata dengan tanah.
sudah cukup bercerita tentang Negara mereka kita kembali ke Negara sendiri andaikan Persatuan dan solidaritas bangsa Indonesia seperti ini maka jangan heran Negara kecil seperti Malaysia dan Australia bisa seenaknya mempermainkan Indonesia,nah sebagai catatan kecil bagaimana kita bisa maju jika didalam tubuh suatu Birokrat terdapat virus,ada baiknya seluruh elemen didalamnya dihapus mulai dari rambut sampai akar sehingga tidak menyebar virus pada generasi yang baru
Jika ada kekeliruan pada tukisan ini tolong dikoreksi agar kiranya saya bisa lebih belajar akan tulisan yang lebih baik kedepannya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar